Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pemudik Membludak, Antrean Kendaraan Capai 5 Kilometer
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com. Gilimanuk. Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk Minggu (4/8) pagi tadi membludak hingga mengakibatkan antrean panjang hingga 5 Kilometer. Antrean tersebut terjadi sejak Sabtu (3/8) malam hingga pagi tadi.
Membludaknya pemudik disebabkan mereka sudah memasuki liburan panjang, sehingga eksodus pemudik tidak bisa dihindari. Untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor harus rela antre hingga keluar areal pelabuhan. Sedangkan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi harus pasrah mengikuti antrean hingga Hutan Cekik.
Sementara Manajer Operasional PT ASDP Gilimanuk Wahyudi Susianto mengatakan, lonjakan pemudik yang terjadi pada H-4 naik signifikan dari Tahun lalu. "Kenaikan pemudik pada H-4 tahun ini meningkat tajam dari tahun lalu, peningkatan tersebut terjadi pada sepeda motor."Katanya.
Jumlah pemudik yang sudah disebrangkan ASDP pada H-4 lebaran yakni penumpang pejalan kaki 60.777 naik 28% dari tahun lalu. Roda dua 15.846 naik 51% dan roda empat 5.298 naik 13%.. Sedangkan jumlah kapal yang beroperasi 38 armada kapal.
Wayhudi juga menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada hari ini hingga malam besok. "Puncaknya mudah mudahan hari ini," ungkapnya.
Sementara untuk pengaturan dan pengamanan antrean yang terjadi di luar areal pelabuhan menurut Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Made Prihenjagat, pihaknya sudah melakukan pengaturan dengan menempatkan sejumlah personil untuk menertibkan pemudik agar tidak melanggar dan tetap mengikuti antrean.
"Kita sudah lakukan penertiban dari ekor antrean hingga manuver pelabuhan, agar tidak terjadi krodit antara kendaraan dari Denpasar maupun kendaraan dari Jawa," jelas Prihenjagat. (Jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli