Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Penculikan di Tabanan, Mertua Korban Diduga Terlibat Rekayasa
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah polisi menyimpulkan bahwa laporan yang dibuat oleh korban penculikan dan percobaan perkosaan DAT, 18 tahun yang berasal dari Kediri, Tabanan adalah rekayasa, polisi menemukan fakta baru bahwa mertua korban diduga kuat terlibat dalam kasus rekayasa tersebut.
“Karena takut ketahuan pulang dinihari oleh suaminya, korban minta bantuan pada mertuanya. Disuruh mengikat diri agar tampak seperti korban penculikan,” kata Kapolres Tabanan AKBP Renefli Dian Candra, Rabu (4/5).
Korban diketahui pergi bersama dengan teman prianya hingga dinihari. Selain itu, nama sebelumnya yang dikatakan korban sebagai salah seorang pelaku penculikan yakni, Gede Amo, 28 tahun asal Banjar Bantas, Desa Sudoaji, Kecamatan Dawan, Buleleng ternyata tidak tahu menahu dengan kasus itu.
“Korban pergi dengan seorang pria yang baru dikenal di Facebook,” ujarnya.
Meski telah memberikan keterangan palsu, AKBP Ranefli menyebutkan, pihaknya tidak akan melakukan penahanan pada korban. Hal ini didasarkan pada usia korban yang masih dibawah umur.
“Pada saat pemeriksaan korban juga selalu didampingi psikolog dan orang dari LBH,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang sempat meninjau kasus ini di Mapolres Tabanan menyebutkan berharap agar kasus ini bisa terungkap ke publik secara terang-benderang.
“Karena yang viral di medsos, kan baru ceritanya saja,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan