Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Pendakian ke Gunung Agung Marak, BPBD Pasang Papan Imbauan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
BPBD Karangasem memasang papan imbauan tentang larangan pendakian melewati radius dua kilometer zona rawan bencana erupsi Gunung Agung pada Rabu (11/11/2020).
Papan imbauan tersebut dipasang di areal jaba Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem dengan tulisan mengunakan 6 bahasa diantaranya bahasa Inggris, Indonesia, Jerma, Rusia, Jepang dan bahasa Prancis.
"Kita pasang papan imbauan ini di areal jalur pendakian Pura Pasar Agung, kenapa kita pasang disini karena agar para pendaki bisa tahu dan membaca himbauan ini sebelum terlanjur mendaki," kata Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa.
Lebih lanjut, untuk tulisan imbauan sendiri dibuat dengan mengunakan enam bahasa hal ini bertujuan agar wisatawan dari manapun yang hendak mendaki bisa memahami dan mengetahui isi dari imbauan larangan untuk mendaki ke zona rawan bencana tersebut.
Arimbawa sendiri mengamini bahwa belakangan ini aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung kembali marak, baik melalui jalur Pura Pasar Agung maupun jalur-lainnya. Bahkan di sela - sela pemasangan papan imbauan ia juga mendapati sejumlah pendaki yang baru saja turun dari puncak Gunung Agung.
"Tadi juga saya dapati ada beberapa anak muda yang baru turun dari puncak Gunung Agung, saya langsung berikan teguran kalau saat ini masih dilarang untuk memasuki radius 2 kilometer dari Puncak Kawah Gunung Agung," terang Arimbawa.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1488 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1120 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 965 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 858 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik