Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Penerapan Protokol Kesehatan Harus Jadi Budaya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penerapan protokol kesehatan harus menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat sehingga penyebaran Covid-19 bisa diputus.
Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Percepatan Penanganan Covid-19, Gede Suyasa menjelaskan sejumlah pihak bisa menjadi agen perubahan prilaku ditengah Pandemi Covid-19. Artinya, kesadaran masing-masing personal harus tinggi hingga semua bisa aman dari penularan.
“Artinya saat pandemi harus ada banyak perilaku di kita, dari yang sebelumnya tidak menerapkan 3M, sekarang menjadi pola pembudayaan. Nah untuk bisa dibudayakan harus diedukasi, harus ada banyak stakeholder yang bisa melakukan ini,” ujarnya.
Suyasa mencontohkan, gerakan pramuka yang diwajibkan menjadi agen perubahan prilaku punya kewajiban untuk ikut berperan memutus mata rantai penularan Covid-19.
Dimanapaun keberadaan insan pramuka, maka harus mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Itu bagian dari tugas sebagai agen perubahan prilaku.
“Penanaman mengedukasi, mensosialisasi, mendekati terus dilakukan dan pramuka diharapkan tampil juga disitu. Makin banyak yang terlibat, itu akan semakin baik,” tegas Suyasa yang juga Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Buleleng. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 598 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan