Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Pengeroyokan Jro Mangku Diduga Bernuansa Politik
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penghadangan dan pengeroyokan yang dilakukan dua pemuda di Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng, terhadap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti (57) diduga bernuansa politik.
Dari hasil pemeriksaan, Senin (29/9) di Mapolres Buleleng, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan delapan orang pemuda, namun hanya dua orang yang dikenal korban.
“Saya tidak tahu masalah, sebab saya pulang malam itu dari Alas Angker tiba-tiba saja langsung dihadang. Ada delapan orang yang mengeroyok saya, dua diantaranya saya kenal,†ungkap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti.
Dari informasi yang dikumpulkan, diduga aksi pengeroyokan yang dilakukan delapan pemuda itu bernuansa masalah politik. Sebab korban yang seorang Jro Mangku (pemimpin upacara agama Hindu) itu juga aktif sebagai pengurus di PDI Perjuangan Buleleng.
“Belum, belum mengarah ke masalah politik, ini murni tindakan aksi kriminalitas yang dilakukan dengan menghadang dan mengeroyok seorang sulinggih, ini masih dalam proses pemeriksaan dan pelaku belum kita amankan, masih dalam proses pemeriksaan korban dan saksi,†papar Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang menimpa Jro Mangku Alit Putra Wijaya terjadi di lintasan Jalan Sam Ratulangi Singaraja.
Berdasarkan laporan di Mapolres Buleleng, pelaku pengeroyokan diketahui nama panggilannya saja yakni Yudi (30) warga Kelurahan Penarukan dan Nengah (35) warga Desa Sangsit Kecamatan Sawan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 349 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 299 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 224 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun