Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Pengeroyokan Jro Mangku Diduga Bernuansa Politik
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penghadangan dan pengeroyokan yang dilakukan dua pemuda di Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng, terhadap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti (57) diduga bernuansa politik.
Dari hasil pemeriksaan, Senin (29/9) di Mapolres Buleleng, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan delapan orang pemuda, namun hanya dua orang yang dikenal korban.
“Saya tidak tahu masalah, sebab saya pulang malam itu dari Alas Angker tiba-tiba saja langsung dihadang. Ada delapan orang yang mengeroyok saya, dua diantaranya saya kenal,†ungkap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti.
Dari informasi yang dikumpulkan, diduga aksi pengeroyokan yang dilakukan delapan pemuda itu bernuansa masalah politik. Sebab korban yang seorang Jro Mangku (pemimpin upacara agama Hindu) itu juga aktif sebagai pengurus di PDI Perjuangan Buleleng.
“Belum, belum mengarah ke masalah politik, ini murni tindakan aksi kriminalitas yang dilakukan dengan menghadang dan mengeroyok seorang sulinggih, ini masih dalam proses pemeriksaan dan pelaku belum kita amankan, masih dalam proses pemeriksaan korban dan saksi,†papar Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang menimpa Jro Mangku Alit Putra Wijaya terjadi di lintasan Jalan Sam Ratulangi Singaraja.
Berdasarkan laporan di Mapolres Buleleng, pelaku pengeroyokan diketahui nama panggilannya saja yakni Yudi (30) warga Kelurahan Penarukan dan Nengah (35) warga Desa Sangsit Kecamatan Sawan. (sas)
Reporter: bbn/rob
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan