Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pengerupukan di Bangli: Tradisi Sakral dan Ajang Kreativitas Generasi Muda
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebelum pelaksanaan Hari Raya Nyepi, umat Hindu di Bali menggelar berbagai prosesi keagamaan, salah satunya adalah pawai ogoh-ogoh.
Tradisi ini dimaknai sebagai upaya menetralisir sifat-sifat negatif agar pelaksanaan brata penyepian berjalan dengan lancar.
Seperti terpantau di Desa Adat Tingkadbatu, Jehem, Tembuku, Bangli pada 29 Maret 2025, seluruh warga ikut serta dalam prosesi pengrupukan ini.
"Sudah menjadi tradisi sehari jelang Nyepi, pihaknya rutin menggelar prosesi pengrupukan dengan mengarak ogoh-ogoh, diringi obor dan gambelan, mengelilingi banjar," ungkap Bendesa Adat Tingkadbatu, I Wayan Budiarta.
Namun, pelaksanaan tahun ini lebih meriah berkat kreativitas generasi muda. Berbagai pementasan fragmen tari yang menggambarkan simbol Buta kala turut digelar. Selain melestarikan seni dan budaya Bali, acara ini juga menjadi ajang peningkatan kreativitas seni bagi generasi muda.
Terkait keamanan, pihak desa adat bekerja sama dengan berbagai pihak dan menerapkan peraturan ketat. "Tidak ada masyarakat yang mengonsumsi minuman keras, sehingga makna dari pengrupukan sebagai upaya untuk memusnahkan sifat negatif dapat terlaksana dengan lancar dan aman," tambahnya.
Perayaan Hari Raya Nyepi pun berlangsung khidmat dan aman. Sejak pagi, para pecalang bertugas berkeliling wilayah masing-masing untuk memastikan situasi tetap kondusif dan tidak ada masyarakat yang melanggar aturan selama Nyepi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4604 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan