Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Pengunjung Pantai Saba Digegerkan Orok
Beritabali.com, Saba
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Orok berjenis kelamin laki–laki ditemukan tergeletak di atas Pasir Pantai Saba, Rabu (30/9). Penemuan ini tentu saja membuat pengunjung pantai berpasir hitam ini geger.
Berdasarkan keterangan dikumpulkan di lapangan, orok pertama kalinya ditemukan oleh Evi Basuki, seorang warga Madura yang hendak mencari kayu bakar di pinggiran pantai sekitar pukul 06.30 pagi hari.
Evi lalu melaporkan kejadian ini kepada Gung Aji Mangku salah satu warga Saba. Setelah itu laporan diteruskan ke ke Mapolsek Blahbatuh.
Tak berselang lama, jajaran Polsek Blahbatuh sudah menyisir TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan langsung melakukan evakuasi orok .
Kondisi orok yang diperkirakan berumur 7 bulan itu ditemukan dalam keadaan rusak. Bagian kepala belakang pecah serta kondisi kulit terkelupas. Selanjutnya, orok dibawa ambulance ke RS Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Dewa Made Adnyana seijin Kapolres Gianyar menyebutkan, dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, diduga orok tersebut dibuang sekitar dua hari sebelumnya.
Dimana orok dibuang masih diperdalam. Apakah lewat aliran sungai atau di kawasan pantai lainnya yang selanjutnya terdampar di Pantai Saba.
Untuk mengetahui orang tua orok yang tega melakukan tindakan keji itu, pihak kepolisian di Gianyar langsung bergerak cepat.
Beberapa RS dan bidan bersalin yang ada di wilayah Gianyar akan dimintai informasi untuk meminta informasi tentang warga yang melahirkan. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 289 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 215 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 184 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun