Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Penyeberangan Gilimanuk Sempat Ditutup, Kini Kembali Normal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, sempat ditunda sementara pada Selasa (8/7/2025) sore akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang mencapai 2,5 hingga 3 meter.
Penutupan sementara dilakukan sekitar pukul 18.17 WITA sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan pelayaran dan penumpang. Informasi ini disampaikan langsung oleh pihak Otoritas Pelabuhan Gilimanuk.
"Benar, penyeberangan sempat kami tunda karena faktor keselamatan. Tapi saat ini sudah kami buka kembali karena cuaca membaik," ujar petugas dari Otoritas Pelabuhan Gilimanuk.
Tak berselang lama, sekitar pukul 19.26 WITA, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk kembali dibuka setelah kondisi cuaca mulai membaik dan gelombang laut perlahan menurun.
Baca juga:
100 Sopir Logistik Gelar Aksi di Gilimanuk
Pihak pelabuhan juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim angin dan gelombang tinggi ini berlangsung. Para penumpang diharapkan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Pelabuhan Gilimanuk menjadi salah satu jalur vital penghubung Bali dan Jawa, sehingga kondisi cuaca ekstrem kerap menjadi perhatian utama dalam menjaga kelancaran dan keamanan penyeberangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan