Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Penyeberangan Padangbai-Lembar Ditutup Sementara
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padangbai-Lembar, Lombok sejak pukul 16.00 wita dihentikan sementara karena gelombang laut sangat tinggi yakni mencapai 3,5 meter.
Kondisi ini dinilai semakin kurang menguntungkan dalam pelayaran karena kecepatan angin juga cukup kencang yakni mencapai 25 sampai 45 knot. “Ketinggian gelombang laut yang mencapai 3,5 meter itu sangat berisiko untuk pelayaran.
Untuk itu, sejak pukul 16.00 wita, aktivitas penyeberangan kapal dihentikan sementara,” ujar Manajer Operasional PT ASDP Lembar, Lombok, Bambang Budiaji, saat dihubungi per telepon, Kamis (14/2) pukul 17.00 wita.
Menurut Bambang yang belum sepekan pindah tugas ke pelabuhan Lembar dari pelabuhan Gilimanuk, standar ketinggian gelombang yang aman untuk berlayar adalah sekitar 1,5 meter. Bambang juga mengatakan, sejak pagi cuaca di sekitar pelabuhan Lembar menuju Padangbai agak buruk.Akibatnya kapal yang diberangkatkan sejak pagi hingga pukul 16.00 hanya 5 kapal saja.
Padahal kalau kondisi normal, bisa sampai 16 kapal yang berangkat hingga pukul 16.00 wita. Meski penyeberangan distop sementara, namun tidak ada antrean penumpang. Yang terlihat hanya antrean kendaraan truk, itu pun hanya ada sekitar 10 truk. “Tidak ada antrean penumpang,” ujar Bambang.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4604 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan