Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Perajin Uang Kepeng Keluhkan Minimnya Bahan Baku Kuningan
Senin, 26 Juni 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pengusaha Uang Kepeng Panca Datu kelahiran Karangasem yang mencoba peruntungan di Semarapura sejak lima tahun silam keluhkan sulitnya memperoleh bahan baku Kuningan untuk proses produksi.
Pasalnya, uang kepeng Panca Datu menggunakan lima macam bahan baku seperti, emas, perak, tembaga, besi dan Kuningan.
[pilihan-redaksi]
“Belakangan ini kita agak kesulitan untuk produksi, karena bahan baku kuningan sangat susah dicari, kalo jari di Jawa biayanya sangat tinggi karena usaha kecil-kecilan,” ujar I Komang Mertayasa pemilik usaha Uang Kepeng, Sabtu (24/6).
Dirinya mengaku saat ini mengajak tenaga kerja hanya lima orang. Dalam satu minggunya biasanya jika bahan baku lancar bisa memproduksi hingga 10 ribu uang kepeng. Selain itu uang kepeng yang diproduksinya ada tiga jenis yaitu uang kepeng kuning, hitam kuning, dan uang kepeng hitam.
Tidak hanya uang kepeng, menurut pria kelahiran Selat Karangasem ini, dirinya juga membuat berbagai macam kreasi dari uang kepeng seperti Rambut sedana, Lamak, Campak, Daksina, Teenan dan berbagai keperluan yadnya lainnya tergantung pesanan. Kreasinya itu dihargai mulai dari Rp300 ribu untuk ukuran normalnya.[igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026