Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Peringati Hari Pancasila dengan Grebeg Aksara
Beritabali.com, Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Peringatan Hari Pancasila dilakukan dengan berbagai cara. Di Ubud Gianyar Bali, warga memperingati hari lahir Pancasila dengan cara menggelar sebuah ritus budaya yang disebut Grebeg Aksara Prasada.
Ritus budaya Grebeg Aksara Prasada yang digelar Selasa (1/6), dimulai dengan parade seni budaya yang melewati sepanjang jalan Desa Mas Ubud.
Selain diikuti warga dan seniman dari Bali, parade budaya ini juga diikuti sejumlah warga dan seniman dari luar Bali seperti dari daerah Sunda Jawa Barat, Tegal Jawa Tengah, Surakarta, Malang, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Disamping menampilkan aneka macam bentuk kesenian tradisional, dalam parade budaya ini juga dibentangkan bendera merah putih ukuran besar sepanjang 100 meter lebih.
Sebuah replika lambang negara Garuda Pancasila berukuran besar juga ikut diarak dalam Grebeg Aksara Prasada ini.
Parade budaya ini kemudian berakhir di Pura Taman Pule Desa Mas Ubud. Di jaba atau halaman bagian luar pura, ritus budaya Grebeg Aksara Prasada kemudian dilanjutkan dengan menampilkan beberapa jenis kesenian seperti tari topeng Gajah Mada yang sakral. Ditampilkan juga tari Rejang Revolusi, yang ditarikan oleh beberapa penari wanita muda.
“Ritus budaya Grebeg Aksara Prasada ini digelar setiap tahun secara bergilir di seluruh kabupaten di Bali. Lewat pendekatan seni budaya ini, masyarakat diharapkan tidak akan melupakan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam dasar negara Pancasila.
Melalui Grebeg Aksara Prasada, kedepannya diharapkan akan tercapai tujuan Pancasila Bumi Bersatu,” jelas penggagas acara ini, Ida Wayan Oka Granoka.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 333 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 261 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 214 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun