Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pesanan Kamar Hotel di Karangasem Terancam Batal
Jelang Event MotoGP Mandalika
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ratusan pesanan atau bookingan kamar hotel di Karangasem yang sebelumnya diterima dari sejumlah travel agent untuk wisatawan yang akan menonton balapan Moto GP di sirkuit Mandalika terancam dibatalkan.
Pasalnya, seperti diungkapkan oleh Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa saat dihubungi Sabtu (12/3/2022) bahwa sejauh ini belum ada kepastian atau Final booking dari pihak travel agent yang sebelumnya sempat booking kamar hotel di Karangasem untuk wisawatan yang hendak menonton balapan MotoGP tersebut.
"Sejauh ini terkait dengan kepastian bookingan yang sempat masuk dari travel agent untuk wisatawan yang hendak menonton MotoGP Mandalika memang belum ada Final Booking," ujar Kariasa.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang pihaknya terima dari travel agent, bahwa sejauh ini minat wisatawan untuk menonton Moto GP di sirkuit Mandalika belum terlalu signifikan.
Akibatnya, kamar - kamar hotel di wilayah Lombok juga masih banyak yang kosong, sehingga untuk sementara pihak travel agent lebih mengarahkan untuk menginap di hotel yang ada di Lombok.
"Info dari pihak travel agent, katanya di Lombok masih banyak kamar hotel yang kosong, jadi mereka akan mengarahkan ke sana dulu," tandas Kariasa.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4272 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun