Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Petruk Akhirnya Buka Suara Soal Isu Tak Pentas di PKB 2025
BERITABALI.COM, BANGLI.
I Nyoman Subrata, pelawak senior Drama Gong Bali yang dikenal dengan nama panggung Petruk legawa menerima keputusan tidak diikutsertakan pada pementasan Drama Gong di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025.
Ditemui di kediamannya di Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli, Kamis (5/6/2025), Pekak Petruk yang terkenal dengan kelucuannya nampak santai menanggapi kabar viral soal dirinya tidak akan ikut tampil di ajang seni bergengsi tahunan itu.
Hal ini terjadi lantaran adanya ketentuan dan syarat terkait penggunaan kata-kata dalam pementasan PKB tahun ini. Namun begitu, Pekak Petruk mengaku legawa atas larangan tersebut.
Dirinya menegaskan tetap berkomitmen untuk terus melestarikan kesenian Bali yang telah digelutinya selama kurang lebih 50 tahun. Di usianya yang sudah senja, kini dia memang mulai mengurangi jadwal pentas, dalam seminggu hanya dua kali, meski permintaan tampil masih tinggi.
Disinggung mengenai ciri khas lawakannya, Pekak Petruk mengaku tidak tahu mengapa setiap kata yang diucapkannya bisa menjadi ikonik.
“Bahkan setiap pentas, baik itu di acara adat, acara pemuda dan sebagainya, para penonton selalu menunggu kata-kata yang diucapkan dan mampu membuat penonton tertawa,” ujarnya.
Baca juga:
Seniman Drama Gong Lawas Audiensi ke Giri Prasta, Minta Bantuan untuk Persiapan Pentas PKB
Ke depan, Pekak Petruk menegaskan tidak akan berhenti untuk terus melestarikan seni adat budaya Bali.
"Walaupun terjadi berbagai hal yang tidak mengenakkan, itu merupakan hal yang wajar terjadi dalam kehidupan, namun itu tidak akan mematahkan semangat saya untuk terus menghibur masyarakat," tukasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3098 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2060 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun