Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Plastik Turut Menjadi Pemicu Pemanasan Global
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Amerika. Plastik turut menjadi pemicu pemanasan global, karena plastik yang yang umum digunakan selama ini menghasilkan gas rumah kaca. Plastik akan menghasilkan dua gas rumah kaca berupa metana dan etilena saat terpapar sinar matahari. Hal tersebut terungkap dalam hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One, tertanggal 1 Agustus 2018.
Para peneliti yang terdiri dari Sarah Jeanne Royer, Sara Ferron, Samuel T Wilson dan David M Karl berpendapat plastik memiliki efek merusak pada lingkungan. Plastik diketahui melepaskan berbagai bahan kimia selama degradasi, yang berdampak negatif pada biota.
Plastik rentan terhadap proses pelapukan dan degradasi, yang disebabkan oleh faktor lingkungan. Faktor lingkungan tersebut seperti cahaya, panas, kelembaban, oksidasi kimia dan aktivitas biologis yang bertanggung jawab untuk perubahan fisik dan kimia dalam struktur polimer
Dalam penelitian yang berjudul “Produksi Metana dan Etilena dari Plastik di Lingkungan” disebutkan bahwa plastik polietilen merupakan polimer sintetis yang paling banyak diproduksi dan dibuang secara global. polietilen adalah penghasil emisi yang paling banyak dari kedua gas tersebut.
Produksi massal plastik dimulai hampir 70 tahun yang lalu dan tingkat produksi diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dalam dua dekade mendatang. Produksi plastik diperkirakan akan terus mengalami peningkatan begitu juga dengan jumlah plastik yang terakumulasi di lingkungan.[bbn/Plos-One/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 243 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan