Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pohon Kelapa Roboh Timpa Rumah Beserta Seorang Penghuni di Abang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ni Ketut Ranti (75) tahun kaget bukan main, pasalnya pohon kelapa yang tumbuh di sekitar pekarangan rumahnya tiba-tiba tumbang seiring hembusan angin kencang yang terjadi sore ini di wilayah Banjar Dinas Magetelu, Desa Tista, Abang, Karangasem, Rabu (06/11/2019).
[pilihan-redaksi]
Yang bikin kaget, pohon kelapa dengan tinggi sekitar 10 meteran tersebut tumbang menimpa rumah milik I Nengah Renoh (80) suami dari Ni Ketut Ranti. Ngerinya, ketika peristiwa itu terjadi Ni Ketut Ranti dalam posisi tengah beristirahat di dalam rumah.
Atap rumah yang terbuat dari asbes tersebut sebagian besar nampak hancur, bagian tembok juga nyaris rubuh terkena robohan kelapa hanya saja meski kondisi rumah dalam keadan rusak cukup parah beruntung Ni Ketut Ranti yang saat itu berada didalam rumah selamat.
Ranti hanya mengalami luka ringan pada bagian lengan akibat terkena serpihan asbes yang tertimpa robohan kelapa. Warga yang berada di dekat lokasi langsung berdatangan dan memberikan pertolongan dangan membawa Ketut Ranti ke Puskesmas Abang.
Beberapa saat setelah kejadian, Personil BPBD Karangasem langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap robohan pohon kelapa tersebut dibantu relawan dan warga sekitar.
"Saat ini pohon sudah dapat tertangani, ada satu korban dalam kejadian tersebut dan mengalami luka lecet pada lengan akibat terkena serpihan asbes," kata Sekretaris BPBD Karangasem, I Putu Eka Putra Tirtana ketika dikonfirmasi.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1445 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1095 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 938 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 832 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik