Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pohon Natal Unik dari Botol Plastik Bekas
Jumat, 18 Desember 2015,
05:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Ada hal unik menyambut hari raya Natal 2015 kali ini. Pohon natal yang biasanya terbuat dari pohon cemara kini dibuat menggunakan botol plastik bekas.
Pohon natal dari botol plastik bekas dibuat oleh jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) di Jalan Mawar, Banjar Grogak Gede, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan.
Para jemaat Gereja mulai merangkai, pohon natal setinggi 1,5 meter tersebut. Botol pelastik bekas air mineral tersebut disusun dengan rapi.
Joshua Candra (26) pembuat pohon Natal dari botol pelastik bekas mengatakan, botol bekas air mineral tersebut sudah dikumpulkan sejak tiga tahun yang lalu.
“Baru terpikirkan, tahun ini membuat pohon Natal dengan botol pelastik bekas,” jelasnya.
Joshua menambahkan, jika pembuatan pohon Natal setinggi 1,5 meter dengan botol bekas air mineral ini selain memanfaatkan barang bekas juga dapat menghemat biaya.
“Cuma menghabiskan biaya Rp 100.000 untuk membeli hiasan saja,” lanjutnya.
Pohon Natal dari ranting pohon juga menghiasi natal di GPDI Tabanan. Pohon Natal itu sudah jadi menghabiskan biaya Rp 1,5 Juta karena dilengkapi warna warni lampu hias.[bbn/nod]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1437 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1091 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 933 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 829 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026