Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Polisi Berhak Stop Deklarasi 2019GantiPresiden Jika Terindikasi Ganggu Stabilitas
Rabu, 29 Agustus 2018,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo menegaskan deklarasi dan atribut spanduk 2019 Ganti Presiden agar tidak mengganggu stabilitas keamanan di daerah karena muatannya berpotensi rentan terjadi benturan selain itu juga belum memasuki masa kampanye Pilpres 2019.
[pilihan-redaksi]
"Kita lihat saja kepolisian atau BIN menilai jika spanduk atau pidato terindikasi mengganggu stabilitas atau benturan mereka punya hak untuk stop," ujarnya usai melantik Penjabat Gubernur Bali Drs. Hamdani MM Msi AK menggantikan masa purna Gubernur Bali periode 2013-2018 Made Mangku Pastika, Rabu (29/8) di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar.
"Kita lihat saja kepolisian atau BIN menilai jika spanduk atau pidato terindikasi mengganggu stabilitas atau benturan mereka punya hak untuk stop," ujarnya usai melantik Penjabat Gubernur Bali Drs. Hamdani MM Msi AK menggantikan masa purna Gubernur Bali periode 2013-2018 Made Mangku Pastika, Rabu (29/8) di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan setiap orang bebas berpendapat dan menyuarakan pilihan pemimpinnya, namun pihak kepolisian yang berhak untuk membubarkan jika terindikasi akan terjadi benturan terlebih tidak berijin. Tjahyo membantah aparat dituduh represif, karena semata-mata untuk menghindari terjadinya benturan.
[pilihan-redaksi2]
Ia juga mengingatkan jika memang mau menyuarakan capres pilihannya sudah ditetapkan tahapan-tahapannya dalam masa kampanye yang dimulai pada tanggal 23 Januari 2019 mendatang. Kalau sekarang, kata Tjahyo perlu diwaspadai dimuati dengan isu lainnya yang bisa mengganggu stabilitas nasional.
Ia juga mengingatkan jika memang mau menyuarakan capres pilihannya sudah ditetapkan tahapan-tahapannya dalam masa kampanye yang dimulai pada tanggal 23 Januari 2019 mendatang. Kalau sekarang, kata Tjahyo perlu diwaspadai dimuati dengan isu lainnya yang bisa mengganggu stabilitas nasional.
"Tanggung jawab saya sebagai pembina Daerah ingatkan Gubernur, Bupati sampai Kepala Desa jaga stabilitas dengan melibatkan Kapolda hingga Kapolsek, libatkan Panglima Kodam sampai Danrem, Kejati sampai Kejari termasuk pemuka adat kalau ada apa-apa bisa meredam," pungkasnya. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026