Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Polisi Larang Penggalian Tanah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengamankan lokasi penemuan yang diduga situs Budha di Dusun Pawitra Desa Ume Anyar Kecamatan Seririt, Jajaran Polsektif Seririt mengumpulkan ratusan pecahan situs dan melarang adanya aktivitas penggalian tanah.
Sedikitnya lima ratus pecahan berupa materai Budha, Relief Budha dan Stupika, hingga Minggu (2/3) pagi diamankan Jajaran Polsektif Seririt atas temuan benda peninggalan abad kedelapan di tanah milik Putu Tirta,(60) selain itu, polisi juga memasang garis polisi dam melarang warga untuk melakukan pengalian tanah.
“setelah menerima laporan adanya penemuan benda peninggalan yang diduga situs Budha, kita langsung mendatangi lokasi dan mengamankan benda-benda yang ditemukan, termasuk beberapa benda yang telah diambil masyarakat, kita minta untuk kita amankan,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. Made Sanjaya.
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas temuan benda peninggalan abad kedelapan itu, polisi akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” langkah kita selanjutnya menghubungi instansi terkait atas temuan benda-benda ini,” papar Sanjaya. Sementara, ratusan pecahan banda dari tanah liat yang keras berupa materai Budha
dan relief Budha serta stupika diamankan polisi dalam dua dus serta beberapa kantong plastik di Mapolsektif Seririt, menurut rencana benda-benda tersebut akan diserahkan kepada Balai Arkeologi Denpasar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng untuk dilakukan penelitian.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3126 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2117 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2064 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun