Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Polisi Panen Ubi Singkong Seberat 4 Kg di Eks TPA Canggu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Personel Polsek Kuta Utara panen ubi singkong yang ditanam di lahan bekas TPA Canggu Kebun Ketahanan Pangan Polsek Kuta Utara di subak Umadesa, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung pada Selasa 28 Juni 2022 pagi.
Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari SH., S.I.K yang ikut memanen ubi singkong menjelaskan pihaknya bersama masyarakat panen tanaman singkong di kebun Ketahanan Pangan Polsek Kuta Utara di Bekas TPA Canggu.
Menurutnya, sekitar bulan Januari 2022 pohon ubi kayu pihaknya menanam bersamaan dengan tanaman lainnya. Seperti pohon cabai, pepaya, bunga gumitir, tomat, kangkung dan tanaman lainnya di Kebun Ketahanan Pangan Polsek Kuta Utara. Hasilnya saat ini sudah bisa di panen.
"Luar biasa hasilnya. Dari satu pohon bisa mencapai empat hingga lima batang ubi ukurannya besar dan panjang dengan berat 4 kg," ucap Kompol Putu Diah.
Diterangkannya, jenis pohon singkong yang ditanam yakni pohon singkong ketan, singkong putih dan singkong kuning. Semua pohonnya sangat subur akibat diberikan pupuk kompos sampah.
"Jadi, lahan ketahanan pangan Polsek Kuta Utara di Subak Umadesa Canggu ini akan dibersihkan dan ditata ulang selanjutnya di tanami bibit jagung," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun