Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Polri dan TNI Siapkan Pengamanan KTT G20 Standar Internasional
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan mitigasi bencana dalam pengamanan KTT G20 pada 15-16 November sudah dipersiapkan secara baik bersama TNI.
"Khusus mitigasi bencana kita sudah siapkan, baik mitigasi terkait dengan bencana alam berupa gempa bumi atau mungkin terkait dengan peristiwa lain," kata Sigit usai meninjau simulasi pengamanan di Command Center Mapolda Bali, Sabtu (5/11).
"Seperti tadi, ada alarm yang berbunyi mana kala terjadi gempa. Tadi, ada beberapa kali (gempa) walaupun di daerah lain tapi tetap semuanya termonitor oleh kita," imbuhnya.
Sigit menjelaskan persiapan mitigasi bersama TNI juga sudah disiapkan.
"TNI tentunya terkait ring satu, kita ring yang lain tapi mitigasi dan evakuasi terkait resiko-resiko bencana semuanya sudah kita siapkan," imbuhnya.
Terkait pengamanan 17 Kepala Negara yang dikonfirmasi hadir saat KTT G20, Sigit mengatakan sudah dikoordinasikan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
"Secara prinsip koordinasi tentunya terus berjalan. Mungkin itu, ada tim advance Bapak Panglima kemudian Paspampres. Namun, saya melihat bahwa semuanya berjalan dengan baik termasuk juga kesiapan-kesiapan pengamanan yang menjadi standar mereka dan tentunya harus nanti disesuaikan. Mungkin secara jelas akan disampaikan oleh bapak panglima," ujarnya.
Sigit mengatakan pengamanan KTT G20 di Bali berstandar internasional dan menjadi pertaruhan Indonesia.
"Namun di sisi lain, tentunya kita ingin pengamanan kita kali ini merupakan pengamanan yang memiliki standar internasional. Karena memang ini menjadi salah satu pertaruhan kita, selain KTT G20 harus berjalan dengan baik maka pengamanan standarnya harus kita sesuaikan sehingga semuanya menjadi pertaruhan kita," ujarnya.
Command Center
Sigit menjelaskan command center atau pusat komando di Mapolda Bali memiliki kurang lebih 16 fitur yang terintegrasi fitur-fitur berbagai kementerian untuk pemantauan secara langsung.
Ia mengatakan sebagai contoh pelaksanaan pelatihan simulasi menggunakan sarana yang ada di command center untuk mengetahui anggota pengamanan yang melaksanakan tugas di lapangan saat KTT G20 dan jumlahnya berapa orang di setiap titik bisa dimonitor langsung.
Kemudian bisa juga memonitor jalur yang dilewati KTT G20 mulai titik kedatangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai dan hingga lokasi utama.
"Jadi semua terlihat dan tadi saya cek langsung terkait bagaimana penggunaan face recognetion untuk memantau terhadap orang-orang kita curigai atau masuk dalam daftar catatan kita, untuk dipastikan itu berfungsi atau tidak dan tadi kita lihat semuanya bisa berjalan baik dalam simulasi pada saat melaksanakan kegiatan pengawalan," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2363 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1628 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun