Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pos Pengetatan Arus Balik di Jembrana Diperpanjang pada 2 Titik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kodim 1617 Jembrana bersama Instansi/Komponen terkait kembali memperpanjang pemeriksaan hingga tanggal 31 Mei 2021 pada pos pengetatan di 2 titik yakni pos pengetatan Waterbee dan pos pengetatan penimbangan Cekik Gilimanuk.
Sebelumnya pemeriksaan secara intensif telah dilakukan pada pos pengetatan tersebut pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang lalu.
Petugas gabungan terlibat dalam pos pengetatan melibatkan personel TNI dari Kodim 1617 Jembrana, Polres Jembrana, Brimob Gilimanuk, Satpol PP Jembrana, Dinas Kesehatan Jembrana serta Dinas Perhubungan Jembrana.
Dalam pelaksanaannya petugas menghentikan setiap kendaraan yang melintas guna diperiksa kelengkapan surat keterangan hasil Negatif Rapid test Antigen atau GeNose sebagai syarat utama disamping kelengkapan administrasi lainnya untuk bisa masuk ke Bali.
Komandan Kodim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S. Sos dalam keterangannya, Rabu (25/05/2021) mengungkapkan perpanjangan waktu pemeriksaan pada kedua titik pos pengetatan dilakukan menindaklanjuti perintah Komando Atas dan SE Gubernur Bali sebagai Implementasi SE dari Pemerintah Pusat di semua Wilayah dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus balik pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah dimasa Pandemi Covid 19 saat ini.
"Kita berupaya semaksimal mungkin mencegah penyebaran Covid-19 pasca arus balik Idul Fitri, untuk itu siapun yang hendak masuk Bali melalui Pelabuhan ASDP Gilimanuk wajib membawa Suket hasil Negatif Rapid test Antigen maupun GeNose sebagai syarat agar bisa melanjutkan perjalanan masuk ke Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Bali," Tegas Dandim Haruna.
Dengan ketatnya pemeriksaan pada dua titik pos pengetatan tersebut, Dandim 1617 Jembrana berharap dapat meminimalisir kemungkinan lolosnya masyarakat yang masuk Bali tanpa dilengkapi surat keterangan Rapidtest Antigen dan Genose maupun dengan Suket Negatif Covid yang sudah kadaluwarsa.
Dandim 1617 Jembrana mengakui masih ada ditemukan adanya masyarakat yang hendak masuk ke Bali tanpa dilengkapi Suket Negatif Covid maupun Suket Rapidtest Antigen dan Genose yang sudah kadaluwarsa.
Sehingga petugas dilapangan harus secara tegas meminta masyarakat untuk mau melakukan tes ulang Rapid test Antigen dan Genose pada tempat yang telah disediakan jika masih ingin melanjutkan perjalanan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1564 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1178 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1026 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 904 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah