Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
PPKM Darurat, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Dibatasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pembatasan pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk maupun ke Ketapang Banyuwangi diberlakukan mulai Rabu (14/07/2021) malam. Hal ini dilakukan guna mendukung PPKM darurat yang berlaku Jawa dan Bali hingga 20 Juli mendatang.
"Pembatasan jam malam ini akan dilaksanakan mulai Rabu 14 Juli 2021 mulai pukul 19.00 hingga jam 06.00," ujar Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa lewat komunikasi WhatsApp, Selasa 13 Juli 2021.
Menurutnya, pembatasan pelayanan penyeberangan ini menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat pada tanggal 12 Juli 2021.
Bahwa dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan melaksanakan kebijakan pada bidang transportasi, perlu diambil langkah pengendalian arus transportasi berupa pembatasan pergerakan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) antara Pulau Jawa dan Pulau Bali.
"Rapat koordinasi bersama Dirjen Hubdat, BPTD Jatim dan Bali, Direktur ASDP, Ketua Gapasdap Pusat, Dishub Provinsi Jatim dan Bali, menyepakati jam operasional pelayanan bagi penumpang pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan pribadi dan kendaraan umum mulai jam 06.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB (dari Pelabuhan Ketapang), dan selanjutnya jam 19.00 WIB hingga 06.00 WIB di tutup pelayanannya. Begitu juga untuk di Gilimanuk jam buka 06.00-19.00 WITA dan tutup 19.00 Wita hingga 06.00 Wita, sedangkan untuk kendaraan logistik tetap dilayani 24 jam,"jelasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4096 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1406 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 865 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun