Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Prabowo Minta Aksi Damai Relawan ke Gedung MK Hari Ini Dibatalkan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Calon presiden terpilih Prabowo Subianto meminta aksi damai para relawan yang semula rencana digelar di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat (19/4) dibatalkan. Hal ini langsung direspons relawan dengan memastikan untuk tidak melakukan aksi tersebut.
Koordinator lapangan aksi damai pendukung Prabowo-Gibran, Ali Lubis mengatakan relawan juga membatalkan penyerahan 10 ribu dokumen relawan untuk diajukan sebagai amicus curiae alias sahabat pengadilan ke Mahkamah Konstitusi pada perkara sengketa hasil Pilpres 2024.
"Saya juga ingin menyampaikan terkait tadi juga kami punya rencana akan mengantarkan amicus curiae didampingi oleh 10 ribu atau bahkan lebih para pemilih dan pendukung Pak Prabowo itu juga kami batalkan," kata Ali dalam konferensi pers, pada Kamis (18/4) malam.
Ali pun meminta seluruh pendukung untuk patuh atas arahan Prabowo untuk tak menggelar aksi damai. Ia meminta kepada pendukung yang semula berniat hadir ke aksi damai untuk tidak mendatangi Kantor MK.
"Oleh sebab itu, kepada seluruh pendukung, para pemilih sekali lagi tolong untuk tidak hadir ke Mahkamah Konstitusi sebagaimana seruan yang telah disampaikan beberapa hari sebelumnya," ucap dia.
Prabowo telah meminta pendukungnya tidak melakukan aksi damai di depan Gedung MK hari ini. Ia ingin para pendukungnya menjaga kesejukan demokrasi dan persatuan serta keutuhan seluruh rakyat Indonesia.
"Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung Mahkamah Konstitusi ataupun di tempat-tempat lain," kata Prabowo dalam sebuah video, Kamis (18/4).
Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti juga telah memastikan seluruh pendukung taat atas arahan Prabowo itu dan membatalkan rencana aksi damai hari ini.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran atas pembatalan aksi damai ini. Dengan ini kami mengimbau kepada seluruh pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran untuk taat pada arahan yang disampaikan oleh Pak Prabowo," kata Moti.
Sebelumnya pihak TKN menyebut sebanyak 10 ribu orang akan mengajukan diri sebagai amicus curiae pada perkara sengketa hasil Pilpres 2024 pada hari ini.
"Saat ini ada sekitar 10 ribu pendukung dan pemilih Prabowo-Gibran yang akan mengajukan amicus curiae," kata Haris dalam konferensi pers di bilangan Slipi, Jakarta, Rabu (17/4).
Hingga Rabu (17/4) kemarin, MK sendiri telah menerima puluhan pengajuan permohonan amicus curiae. Jumlah itu disebut merupakan terbanyak sepanjang MK menangani Perkara PHPU Presiden.
Namun, hakim konstitusi hanya akan membahas amicus curiae yang dikirim maksimal pada 16 April pukul 16.00 WIB dalam menentukan putusan sengketa hasil Pilpres 2024. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 468 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 372 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 304 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan