Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Prancis Kutuk Serangan Pemukim Israel ke Warga Palestina di Tepi Barat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Prancis Kutuk Serangan Pemukim Israel ke Warga Palestina di Tepi Barat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Prancis mengutuk serangan pemukim Israel yang "tidak dapat diterima" terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat.
Lebih dari 100 orang Palestina Tewas di Tepi Barat sejak pecahnya perang di Jalur Gaza awal bulan ini. Sebagian besar tewas dalam serbuan pasukan Israel atau serangan dari para pemukim, kata Kementerian Kesehatan Palestina.
"Prancis mengutuk keras serangan pemukim yang telah menyebabkan kematian beberapa warga sipil Palestina selama beberapa hari terakhir di Qusra dan Sawiya, serta pengusiran paksa beberapa komunitas," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis, Minggu (29/10), mengutip AFP.
"Kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim terhadap penduduk Palestina semakin meningkat. Ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan," tambahnya.
Menurut Kemenlu Prancis, Israel harus "mengambil langkah-langkah segera untuk melindungi penduduk Palestina".
Seorang warga Palestina berusia 40 tahun yang sedang memanen buah zaitun dibunuh oleh seorang pemukim Israel di desa Sawiya dekat Nablus, kata kementerian kesehatan Palestina.
Di desa Qusra, serangan pemukim Israelz menewaskan sedikitnya empat orang Palestina pada 11 Oktober.
Situasi di Tepi Barat, yang diduduki Israel sejak 1967, sudah tegang sebelum perang, dengan penggerebekan rutin oleh pasukan Israel dan peningkatan serangan oleh pemukim Israel terhadap penduduk Palestina.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan juga mengingatkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanggung jawab "mengendalikan" para pemukim Yahudi Ekstremis di Tepi Barat.
"Sama sekali tidak dapat diterima jika ada kekerasan pemukim ekstremis terhadap orang-orang yang tidak bersalah di Tepi Barat," kata Jake, mengutip Reuters.
Sebelumnya, jumlah warga Palestina tewas akibat serangan yang dilakukan Israel di daerah Tepi Barat kini mencapai 114 orang. Tadi malam, Sabtu (28/10) waktu setempat Israel telah membunuh tiga orang warga Palestina di wilayah Tepi Barat.
Warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel ini tersebar di kota Nablus, Ramallah, dan Tubas. Bukan hanya di Tepi Barat, korban juga berjatuhan di Khan Younis.
Setidaknya ada 13 orang Palestina meninggal akibat serangan udara yang dilakukan Israel baru-baru ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4136 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1415 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun