Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria Paruh Baya di Gianyar Tewas dalam Posisi Duduk

Selasa, 29 Maret 2022, 17:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pria Paruh Baya di Gianyar Tewas dalam Posisi Duduk.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Jenazah warga Perum Serongga Permai Banjar Serongga Tengah, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Yudantoro (51) ditemukan dalam posisi duduk dan juga berbau. 

Diduga korban telah meninggal dunia dua hari pasca penemuan. Awalnya, saksi 1, Ni Nyoman Puriartini (47) curiga korban yang biasanya belanja di warung miliknya tidak pernah belanja. Korban terakhir belanja Sabtu lalu (26/3). Akhirnya saksi menelpon dari warung, namun tidak ada jawaban.

Akhirnya saksi menuju depan rumah korban memanggil dan menggedor pintu gerbang. Karena tidak ada jawaban, kerabat korban lainnya, saksi 2 dan 3 melompat rumah. 

Di teras belakang, korban terlihat meninggal dunia dalam posisi duduk mengenakan celana pendek. Jenazah korban membusuk dan berbau. Akhirnya saksi menelpon keluarga korban di Denpasar termasuk menghubungi polisi.

Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa membenarkan temuan jenazah itu. Polisi telah mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Termasuk berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Gianyar untuk melakukan olah TKP. 

Dan berkoordinasi dengan dokter Puskesmas 1 Gianyar untuk pemeriksaan luar terhadap korban, serta berkoordinasi dengan PMI Gianyar untuk evakuasi jenazah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Barang-barang pada rumah korban tidak ada hilang,” ujar Kapolsek Kompol Putra Astawa.

Polisi yang mengorek keterangan keluarga korban menyatakan jika korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan darah tinggi. 

“Serta dalam pengobatan di Rumah Sakit Kasih Ibu. Selanjutnya korban (jenazah) dibawa oleh PMI ke Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar,” terangnya.

Dari hasil olah TKP dan dari hasil pemeriksaan dokter pihak korban meyakini bahwa kejadian tersebut adalah murni meninggalnya korban karena sakit. 

“Dan sementara dari pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut adalah merupakan musibah,” tutup dia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami