Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Profesor Janjikan Nilai Tinggi Jika Ada Yang Mau "Melayaninya"
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang profesor viral di media sosial setelah terpergok menjanjikan nilai tinggi bagi mahasiswi yang mau melayaninya. Menyadur Gulf News Sabtu (18/9/2021), Jaksa Penuntut Umum Maroko telah meluncurkan penyelidikan dugaan pelecehan seksual oleh seorang profesor.
Seorang mahasiswi dilaporkan menjadi korban pelecehan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Hassan I - Settat, Maroko.
Kasus tersebut terungkap setelah media sosial Maroko digemparkan oleh tangkapan layar percakapan antara profesor dan mahasiswi.
Percakapan tersebut berisi profesor menjanjikan beberapa mahasiswi nilai lebih tinggi jika mereka bersedia untuk melayaninya.
Percakapan itu bocor ke media sosial setelah telepon genggam milik profesor tersebut hilang dan isi percakapannya berhasil terbongkar.
Profesor tersebut dilaporkan menjadi salah satu anggota Observatorium Nasional Pendidikan di Rabat.
"Ini merusak reputasi sistem pendidikan tinggi, universitas dan seluruh negara, dan bahwa kecurigaan ini, yang dilaporkan oleh media, menyinggung semua profesor dan peneliti," jelas Observatorium dalam sebuah pernyataan.
Observatorium menambahkan bahwa perilaku semacam itu, menurunkan peran dan pesan pendidikan tinggi, dan merusak sistem.
Observatorium meminta Kementerian Pendidikan Tinggi dan presiden universitas untuk membuka penyelidikan atas kasus tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3131 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun