Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Puluhan Tahun Jualan Bubur Kacang Ijo, Nyoman Rindi Tetap Bertahan di Tengah Pandemi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tak mau terpaku menunggu uluran tangan, I Nyoman Rindi seorang pedagang bubur kacang ijo asal Dusun Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem tetap berjualan di tengah ancaman virus Corona.
[pilihan-redaksi]
Meskipun hasil penjualannya jauh menurun dibandingkan hari biasanya, pria berusia 55 tahun tersebut tetap berjualan lantaran hanya itulah satu-satunya mata pencaharian yang telah dilakoninya sejak puluhan tahun silam.
"Saya sudah jualan dari tahun 1978, saat itu jualan keliling dengan cara "Negen" (memanggul), sebelumnya bisa habis sampai 5 kilogram tapi sekarang paling banyak 2,5 kilogram perharinya," kata Nyoman Rindi, pada Minggu, (17/05/2020).
Tak hanya penurunan omset penjualan, kini Rindi juga dihadapkan dengan harga bahan baku yang kian meningkat dimana harga kacang ijo tembus diangka Rp.26 ribu dari harga sebelumnya Rp. 18 ribu perkilonya. Tak hanya kacang ijo, harga gula pasir juga mengalami peningkatan.
"Bahan juga ningkat terus harganya, ya agar pelanggan tidak lari saya jual murah saja Rp.5 ribu satu porsi," ujarnya.
Sementara itu, di usia yang tak muda lagi, setiap hari Nyoman Rindi mulai mempersiapkan sendiri dagangannya mulai Pukul 02.00 WITA. Setelah jadi, pada pagi hari ia kemudian berangkat berjualan menggunakan gerobak dorong yang ia peroleh dari sumbangan donatur.
Meski terkadang rasa lelah menghampiri, setapak demi setapak ruas jalan hingga berkilo - kilo meter jauhnya ia tempuh untuk menjajakan bubur kacang ijo dagangannya sampai habis terjual.
"Ya meskipun pembeli turun, syukuri saja, jika dagangan habis terjual ya dapat untung rata-rata Rp.100 ribuan lah," ungkap Rindi.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2606 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1265 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 907 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 828 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 655 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun