Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Puncak Arus Mudik di Bandara Ngurah Rai Diprediksi pada 19 April
BERITABALI.COM, BADUNG.
Puncak arus mudik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali diprediksi akan terjadi pada tanggal 19 April 2023.
Hal ini disampaikan General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Idul Fitri 2023, Jumat 14 April 2023.
“Sedangkan untuk puncak arus balik, kami prediksi akan terjadi pada tanggal 2 Mei 2023,” Ucapnya.
“Saat ini sudah ada beberapa maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight. Per tanggal 14 April 2023 ada rencana 258 extra flight dari lima maskapai yang mengajukan. Lima maskapai yang mengajukan antara lain Indonesia AirAsia, Citilink, Pelita Air, Super Air Jet, dan Batik Air. Prediksi tiga besar rute yang dilayani tentunya Jakarta, Surabaya, dan Makassar,” Tambah Handy.
“Memang untuk penerbangan domestik pada saat ini mengalami sedikit penurunan, dengan melayani 14 hingga 15 ribu penumpang domestik per harinya. Namun pada masa puncak arus mudik dan arus balik kami memprediksi penumpang domestik berpotensi mencapai 30 ribu penumpang domestik per hari,” Ujar Handy.
Dirinya menambahkan, Hingga dengan Maret 2023, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani 2.101.511 penumpang domestik.
Adapun rute domestik dengan penumpang terbanyak adalah Jakarta (Soekarno-Hatta) dengan 1.110.419 penumpang, Surabaya dengan 289.482 penumpang, dan Makassar dengan 117.992 penumpang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 606 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 486 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan