Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Putin Bebaskan 'Jenderal Armageddon' Diduga Terlibat Kudeta Wagner
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia dilaporkan membebaskan seorang jenderal militer, Sergei Surovikin, yang sempat ditahan karena diduga terlibat pemberontakan tentara swasta Wagner Group pada akhir Juni lalu.
Surovikin selama ini dianggap sebagai sekutu dekat bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, yang tewas dalam kecelakaan pesawat di Rusia pada Agustus lalu, dua bulan setelah pemberontakan berlangsung.
Dua pejabat Amerika Serikat mengatakan jenderal yang kerap disebut "Jenderal Armageddon" itu tampaknya telah dibebaskan dari hukuman penjara formal setelah ditahan sekitar akhir Juni lalu, tak lama setelah pemberontakan Wagner terjadi.
Meski begitu, belum jelas apakah Rusia masih menjatuhkan hukuman dan pembatasan lain terhadap Surovikin.
"Jenderal Sergei Surovikin telah bebas. Hidup, sehat, berada di rumah bersama keluarganya di Moskow. Foto ini diambil hari ini," ucap Ksneia Sobchak, seorang jurnalis Rusia dan putri dari salah satu mantan bos Presiden Vladimir Putin dalam saluran Telegramnya seperti dikutip The New York Times pada Rabu (6/9).
Rusia juga mencopot Surovikin dari jabatan militer setelah ditahan. Surovikin adalah panglima tertinggi militer Rusia di Ukraina sejak Oktober 2022 hingga Januari 2023.
Dia adalah komandan yang memerintahkan penarikan pasukan Rusia dari kota Kherson di Ukraina selatan pada November 2022.
Surovikin belum terlihat di depan umum sejak pemberontakan singkat tentara bayaran Wagner Group dan pemimpinnya Yevgeny Prigozhin akhir Juni lalu. Surovikin sempat dituduh sebagai salah satu sekutu Prigozhin.
Selama pemberontakan, Surovikin memang sempat muncul dalam video pendek yang mendesak Prigozhin untuk mundur.
Namun setelah insiden Wagner, laporan berita Rusia dan media asing mengatakan bahwa Surovikin sedang diselidiki atas kemungkinan keterlibatannya dalam pemberontakan tersebut.
Surovikin sendiri dijuluki sebagai "Jenderal Armageddon", selama intervensi militer Rusia dalam perang saudara di Suriah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4330 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1462 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun