Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
PVMBG: Status Gunung Lewotobi Kembali Normal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkap status Gunung Lewotobi, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur sudah kembali normal atau Level I.
Kendati begitu, PVMBG mengimbau agar masyarakat untuk tetap membatasi aktivitas di area kawah aktif.
"Masyarakat dan pengunjung diimbau membatasi aktivitas dan tidak bermalam di area kawah aktif," kata Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara Zakarias Ghele Raja, Sabtu (16/3), mengutip Antara.
Status Gunung Lewotobi Perempuan yang berada di Kecamatan Wulanggitang itu kini telah kembali ke Level I atau Normal dari sebelumnya berada di Level II atau Waspada sejak 17 Desember 2023.
Penurunan status aktivitas gunung itu merujuk pada hasil analisis dan evaluasi menyeluruh yang menunjukkan tidak terekam gempa vulkanik.
Meski telah turun status, Zakarias tetap mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di dekat area kawah.
Ia juga berpesan agar masyarakat tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar area kawah untuk menghindari potensi bahaya beracun.
Lebih lanjut, ia tetap menyarankan masyarakat agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan deras pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung itu.
Gunung Lewotobi merupakan gunung kembar yang terdiri dari dua puncak yakni Lewotobi Laki-laki dan Perempuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3107 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 912 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun