Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Qatar Berusaha Buka Kembali Bandara Internasional Kabul
BERITABALI.COM, DUNIA.
Qatar akan bekerja sama dengan Taliban untuk membuka kembali bandara internasional Hamid Karzai di kota Kabul setelah sempat lumpuh. Menyadur France24 Jumat (3/9/2021), bandara internasional tersebut sempat ditutup karena digunakan oleh Amerika Serikat dan negara lain untuk evakuasi warganya dari Afghanistan.
Infrastruktur bandara juga mengalami kerusakan setelah terjadi bom dan serangkaian serangan ketika Taliban kembali berkuasa di Afghanistan. "Kami bekerja sangat keras (dan) kami berharap akan dapat mengoperasikannya sesegera mungkin," kata Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani.
"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan kita akan mendengar kabar baik," tambah Sheikh Mohammed. Sheikh Mohammed juga mendesak kelompok garis keras tersebut untuk memberikan kebebasan jika warga ingin meninggalkan Afghanistan.
"Sangat penting ... bahwa Taliban menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan jalan yang aman dan kebebasan bergerak bagi rakyat Afghanistan," jelas Sheikh Muhammad.
Tim teknis Qatar berhasil mendarat di Kabul pada hari Rabu (1/9/2021) untuk membahas pembukaan kembali bandara Hamid Karzai. Tim teknis tersebut terbang menggunakan Qatar Airways dan menjadi pesawat pertama yang mendarat di bandara tersebut sejak evakuasi.
Lebih dari 123.000 warga negara asing dan warga Afghanistan melarikan diri dari negara itu sejak Taliban kembali berkuasa pada 15 Agustus 2021. Menteri Luar Negerii Inggris Dominic Raab juga mengungkapkan jika negaranya akan berkomitmen membantu pengungsi dari Afghanistan.
"Komitmen kami di pihak Inggris untuk Afghanistan tetap ada. Kami perlu menyesuaikan diri dengan kenyataan baru," kata Raab kepada wartawan.
Dominic Raab mengungkapkan jika prioritas utama saat ini adalah evakuasi warganya dan warga Afghanistan yang sempat membatu Inggris.
"Prioritas kami adalah untuk mengamankan perjalanan yang aman bagi warga negara Inggris, dan juga warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris, dan orang lain yang mungkin paling berisiko," kata Raab.
Sejak Taliban kembali berkuasa, Inggris telah memindahkan kedutaannya di Afghanistan dari Kabul ke ibukota Qatar, Doha.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan