Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Rai Mantra: Prosedur yang Menghambat Pembangunan akan Dipangkas
Kamis, 5 April 2018,
08:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan, seluruh prosedur atau aturan yang menghambat pembangunan akan dipangkas bila dirinya terpilih menjadi gubernur dalam Pilgub Bali pada 27 Juni.
[pilihan-redaksi]
Hal ini disampaikan Rai Mantra saat kampanye terbuka di Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Minggu sore (1/4/2018). Menurutnya, menjadi seorang pemimpin itu harus mampu mempermudah berbagai urusan yang berhubungan dengan pengembangan infrastruktur rakyat.
Salah satunya adalah berbagai aturan dan prosedur yang dianggap menghambat pembangunan infrastruktur di seluruh Bali. "Aturan, prosedur, mekanisme yang menghambat pembangunan infrastruktur harus dihapus, dipangkas. Tujuannya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut," ujarnya.
Menurutnya, beberapa infrastruktur yang cukup vital adalah pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi kerakyataan.
"Seluruh aturan yang membuat rumit pembangunan kesejahteraan rakyat akan dipotong," tegasnya.
Di Denpasar misalnya, lahan untuk bangun sekolah prosesnya panjang. Padahal, untuk infrastruktur tingkat pendidikan dan kesehatan harus diperpendek prosedurnya.
"Akses ke sekolah macet, cari lahan susah. Proseduralnya harus diperpendek," ujarnya. Memangkas prosedur dan aturan bukan berarti melanggar aturan yang ada. Aturan tetap dijunjung tinggi, tetapi perlu disederhanakan, dipercepat, dipermudah. "Ini semua demi kesejahteraan rakyat," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Rai Mantra juga menyingggung soal harapan masyarakat terhadap dirinya untuk mempertahankan taksu Bali. "Bagaimana berbicara taksu kalau orang tidak paham tentang seni, budaya dan agama. Kota Denpasar sudah paham semua. Sesetan ini berkembang seni dan budayanya. Ini harus diperluas ke seluruh Bali," ujarnya.
Ia menegaskan, kesejahteran bukan karena diberi uang, bukan dibantu terus. Diberi terus, tidak akan membuat masyarakat mandiri. "Harus membuat masyarakat mandiri, dan dibantu sesuai proporsional. Kesejahteraan merupakan hak dari seluruh warga. Apa yang terjadi, maka infrastruktur harus dikoordinasi.
Menjaga taksu harus memiliki idealisme," ujarnya. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8499 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5843 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3664 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2493 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026