Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Ramai Warga Hong Kong Sewa Jet Pribadi Buat Hewan Peliharaan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ada fenomena unik yang terjadi di Hong Kong beberapa waktu lalu. Warganya beramai -ramai menyewa jet pribadi untuk meninggalkan wilayah tersebut.
Namun, perlu jadi catatan, penyewaan jet pribadi tersebut bukan karena keinginan sejak awal, melainkan keterpaksaan. Ini dilakukan agar bisa membawa hewan peliharaannya keluar dari Hong Kong.
Pada Februari dan Maret lalu setelah penerbangan diperlonggar, banyak warga Hong Kong yang meninggalkan wilayah. Tapi, sulit bagi mereka membawa hewan peliharaannya jika menggunakan penerbangan komersial.
Alhasil, para warga Hongkong yang mempunyai hewan peliharaan terpaksa harus menyewa jet pribadi untuk membawanya keluar dari wilayah itu.
"Menyewa seluruh jet pribadi hanya untuk satu orang dan hewan peliharaan akan menelan biaya US$ 270 ribu," ujar Olga Radlynska, Pendiri Top Stars Air yang berbasis di Hong Kong dikutip Selasa (4/3/2022).
Sebagai informasi, warga Hong Kong biasanya membawa hewan peliharaannya keluar dari wilayah menggunakan jasa kargo. Namun, karena kenaikan tarif, para pemilik lebih memilih menyewa jet pribadi sehingga bisa bergabung bersama dengan peliharaannya.
Perusahaan perjalanan hewan yang berbasis di Hong Kong, Pet Holidays menyebutkan akibat kenaikan tarif kargo ini pada Desember, terdapat sekitar 3 ribu kucing dan 4 ribu anjing yang terdampar di bandara Hong Kong karena pembatalan penerbangan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2141 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun