Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Residivis Bawa 2 Kg Sabu-sabu Senilai Rp6 Miliar Ditangkap di Jimbaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peredaran narkotika dalam jumlah besar kembali digagalkan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar. Seorang residivis berinisial MT (37) ditangkap di sebuah kamar kos di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.50 WITA.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menjelaskan, dari penangkapan tersebut petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 2.008,2 gram atau lebih dari 2 kilogram.
Barang haram itu ditemukan dalam kondisi utuh dan terbungkus rapi dalam plastik, diduga siap diedarkan sebelum berhasil digagalkan aparat kepolisian.
Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif. Informasi tambahan juga diperoleh dari pihak Lapas Kerobokan terkait keberadaan tersangka yang diketahui baru bebas pada November 2025 setelah menjalani hukuman dalam kasus serupa.
Baca juga:
Pengedar Sabu 10 Gram di Buleleng Dibekuk
“Pelaku merupakan residivis kasus narkotika. Setelah bebas, yang bersangkutan kembali terlibat dalam jaringan peredaran sabu,” ungkap Kapolresta Denpasar dalam konferensi pers, Sabtu (11/4/26).
Saat penggerebekan, MT diamankan tanpa perlawanan di kamar kos yang ditempatinya bersama istri dan anaknya. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan dua paket besar sabu serta uang tunai sebesar Rp1 juta yang diduga sebagai bagian dari upah operasional.
Dalam menjalankan aksinya, MT berperan sebagai kurir dengan sistem “tempel”, yakni mengambil barang yang telah diletakkan di lokasi tertentu oleh jaringan di atasnya. Ia dijanjikan imbalan Rp2 juta untuk setiap pengambilan, namun sebagian telah digunakan sebelum diamankan.
“Pengembangan masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Kami tidak akan berhenti sampai di sini,” tegasnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun hingga maksimal 20 tahun penjara, bahkan berpotensi hukuman seumur hidup.
Polisi memperkirakan, jika sabu seberat lebih dari 2 kilogram tersebut beredar di masyarakat, potensi penyalahguna yang terdampak bisa mencapai puluhan ribu orang. Nilai ekonominya ditaksir mencapai Rp6 miliar, menjadikan pengungkapan ini sebagai salah satu upaya besar penyelamatan masyarakat dari bahaya narkoba.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 413 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 361 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 353 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang