Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Resmikan RSU Negara, Bupati Artha Minta Pelayanan Pasien Tidak Diskriminatif
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Putu Artha meresmikan pemanfaatan gedung baru RSU Negara. Pembangunan Rumah Sakit Umum Negara yang dikerjakan dengan anggaran Murni APBD Jembrana sebesar Rp.179 miliar lebih dengan sistim kontrak desain rancang bangun dan dilaksanakan sejak tahun 2018 hingga 2019, kini pembangunannya telah rampung.
[pilihan-redaksi]
Suasana launching berlangsung meriah dengan tematik valentine dipilih mengingat hari launching bertepatan dengan hari valentine, Jumat(14/2). Prosesi launching ditandai dengan penanda tanganan prasasti, pelepasan balon serta pengguntingan pita.
Direktur RSU Negara, I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata dalam laporannya mengatakan, pembangunan RSU Negara ini dikerjakan selama 2 tahun (2018-2019).
“Pembangunan ini dikerjakan dengan sistem kontrak dengan anggaran yang bersumber dari APBD murni Kabupaten Jembrana dengan sistim kontrak desain rancang bangun tahun 2018-2019, “ujarnya.
Enam gedung baru yang dibangun, kata Parwata, diantaranya yaitu gedung IGD, pembangunan gedung poliklinik, gedung Rawat Inap (kelas 1, 2 dan 3), gedung rawat inap VIP, gedung instalasi bedah sentral, gedung Laboratorium.
Sementara Bupati I Putu Artha sela-sela peresmian itu mengatakan, dengan dibangunnya beberapa fasilitas di RSU Negara ini, Direktur dan segenap jajarannya agar senantiasa menjaga dan merawatnya dengan baik.
“Pembangunan gedung ini menelan anggaran yang cukup besar. Itu semua bersumber dari APBD murni Kabupaten Jembrana. Untuk itu saya minta kepada Direktur dan segenap jajaran RSU Negara ini untuk senantiasa menjaga dan merawatnya dengan baik sehingga akan selalu memberikan suasana nyaman bagi warga masyarakat terutama para pasien," ujarnya.
Bupati Artha juga menegaskan, dengan meningkatnya fasilitas pelayanan di RSU Negara ini tentu pola pelayanan kepada masyarakat harus semakin baik.
“Kami minta semua pasien mendapat perlakuan yang sama dari para petugas di RSU Negara ini. Tidak ada nanti pasien mendapat perlakuan diskriminatif. Lakukan dan layani semua pasien dan masyarakat sesuai standar yang ada sehingga kehadiran para pasien khususnya warga masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan akan merasa senang dan puas,“ tegasnya.
Terkait dengan kebutuhan tenaga medis, Bupati mengaku, kalau Pemerintah Kabupaten Jembrana telah mendisposisi para dokter umum untuk di sekolahkan menjadi dokter spesialis sesuai kebutuhan di RSU Negara.
“Saat ini kalau bidan dan perawat sudah memadai. Namun, kami juga mengakui kalau di RSU Negara ini masih kekurangan dokter spesialis. Namun demikian, kami(Pemerintah Kabupaten Jembrana) telah menyekolahkan calon-calon dokter spesialis yang sesuai dengan kebutuh disini (RSUN). Jika nanti mereka telah menyelesaikan sekolahnya tentu akan kita tugaskan di RSU Negara kembali,” pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4182 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1432 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 871 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 757 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun