Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Respons Koster Soal Ruang Ganti Stadion Ngurah Rai Dikeluhkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terkait sempitnya ruang ganti pemain di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali yang dikeluhkan klub peserta BRI Liga 1, Persebaya Surabaya, Gubernur Bali Wayan Koster menanggapinya.
Koster mengatakan keluhan itu menjadi catatan Pemprov Bali. Pihaknya berjanji memperbaiki dan memperluas tuang ganti pemain. Sebab stadion itu juga bakal digunakan untuk kejuaraan dunia kelompok usia 20 tahun.
"Itu menjadi masukan untuk kita perbaiki. Ya bisa (ada pembenahan), karena akan dipakai untuk kejuaran dunia U-20," kata Koster di Denpasar, Minggu (9/1/2022).
Terkait gelaran Liga I, ia mengaku sejauh ini berjalan bai dari segi penyelenggaraan. Gelaran liga kasta tertinggi di Indonesia ini juga tak ada pelanggaran protokol kesehatan
"Ya jalannya bagus, karena protokol kesehatannya ketat. Saya kira enggak ada masalah dari segi itu. Dan memang ada pengawasan (protokol kesehatan)," tuturnya.
Sejak dimulai, Koster mengaku sudah sekali menonton Liga 1. Saat itu Bali United tumbang dari Persebaya dengan skor mencolok 3-1.
"Saya belum sempat mengikuti, baru nonton sekali. Bali United kalah sama Persebaya," kata Koster.
Sebelumnya, kritik dan keluhan atas ruang ganti yang dinilai tak representatif dilontarkan Persebaya. Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengatakan ruang ganti kurang ideal.
"Untuk ruang ganti harus saya akui untuk Liga 1 kurang ideal, tempatnya sempit dan juga panas, jadi tidak cukup kalau (pemain) di dalam semua," ucapnya seperti dikutip dari berbagai sumber.
Direktur PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) Akhmad Hadian Lukita menanggapi terkait kritik ruang ganti pemain yang sempit di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kritik muncul saat laga Persebaya kontra Bali United pada Kamis (6/1/2022).
Ia mengatakan fasilitas ruang ganti di Stadion Ngurah Rai sebenarnya sudah besar. Namun nampak sempit karena ada sekat berupa tembok. Untuk itu, ke depan pihaknya bersurat ke Gubernur Bali agar ruang gantinya diperbesar lagi.
"Ya kita lagi bersurat ke Pak Gubernur untuk bisa diperbesar ruangannya. Tapi sebenarnya ruangannya sudah besar, cuman disekat saja. Sekat itu yang mengakibatkan mungkin tim kurang leluasa bergerak di dalam situ," katanya di Stadion Dipta, Jumat (7/1/2022).
Ia berharap dalam waktu dekat tembok penyekat di ruang ganti akan dibongkar. Sehingga bisa lebih luas.
"Mudah-mudahan bisa dibongkar temboknya. Ruang gantinya, fasilitas kamar mandinya menurut saya sudah bagus sebetulnya," kata dia. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8328 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar