Seusai dilakukannya renovasi, Pasar Br.Suwung Batan Kendal, Sesetan, akhirnya diplaspas pada Senin (2/1).
Upacara melaspas dan mencaru panca sanak madurga tersebut dipuput Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegal Jinga. Upacara ini juga dihadiri Wali Kota
Denpasar I.B.Rai Dharmawijaya Mantra dan sekaligus menandatangani prasasti pemlaspasan dan mecaru serta prasasti peresmian Koperasi Serba Usaha (KSU) Sedana Buana.
Program revitalisasi pasar
tradisional menjadi progam keberlanjutan Pemkot Denpasar yang sata ini terdapat kurang lebih 22 pasar tradisional telah direvitalisasi,ujar
Walikota Rai Mantra.Klian Banjar Suwung Batan Kendal Nyoman Sarna didampingi Kepala Pasar Batan Kendal I Made Warta yang ditemui disela-sela upacara melaspas mengatakan, pembangunan Pasar Batan Kendal ini telah dirintis sejak 1996 lalu melalui dana swadaya masyarakat.
Kemudian dilakukan perluasan pada tahun 2009 setelah pihak banjar berhasil membeli lahan di sebelahnya. Sarna menyebutkan, keberadaan pasar milik banjar ini sangat besar manfaatnya dirasakan kramanya. Karena dari hasil pasar tersebut, keperluan dana untuk upacara di
Pura Dalem Batan Kendal, Pura Khayangan, Pura Prajapati. Dengan dana ini, masyarakat lebih ringan dari segi pengeluaran biaya upacara maupun pembangunan yang mencapai miliaran rupiah,” katanya.
Disebutkan, sejatinya masih ada yang belum tersentuh penataan, yakni lahan yang ada di belakang kios yang baru. Diharapkan, pemerintah dapat memberikan bantuan agar penataan atau revitalisasi Pasar Batan Kendal bisa tuntas secara keseluruhan.Walau demikian, Made Warta menambahkan, dengan dibangunnya pasar banjar ini, kepadatan tidak terkonsentrasi di Pasar Sanglah, atau Pasar Badung saja. Selain itu, keberadaan pasar ini juga mewujudkan pengembangan dan pembangunan ekonomi kreatif di Kota Denpasar secara merata.
Sementara, jumlah pedagang yang tertampung di
pasar ini seluruhnya mencapai 306 orang. Mereka terdiri dari pedagang kios 40, los 1 40 pedagang, los 2 sebanyak 49 pedagang dan senggol sebanyak 177 pedagang. Jadi pasar ini hidup 24 jam penuh,katanya.