Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ribuan Krama dari Desa Adat se-Blahbatuh Tua Melasti Usai Nyepi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ribuan krama dari 28 desa adat se-Blahbatuh Tua, Kecamatan Blahbatuh, menggelar Melasti, Kamis (17/3). Berbeda dengan desa adat di Bali yang melaksanakan melasti sebelum Nyepi, 28 desa adat tersebut mempunyai tradisi Melasti setelah Nyepi.
Camat Blahbatuh, Wayan Gede Eka Putra, menyatakan pada tahun sebelumnya Melasti sempat tertunda karena situasi pandemi Covid-19. “Sekarang Melasti dilaksanakan di Pantai Pering-Saba,” ujarnya.
Melasti ini dilakukan sama seperti Melasti serangkaian perayaan Nyepi di Bali. Bedanya, krama Blahbatuh Tua melaksanakan melasti 15 hari setelah hari Raya Nyepi tepatnya di Purnama Kadasa. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan diterima krama.
Sejak dini hari, ribuan masyarakat mendatangi sepanjang bibir Pantai Pering-Saba, Kecamatan Blahbatuh, pagi hingga siang.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun