Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ribuan Pemudik Padati Gilimanuk
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan pemudik baik menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk. Kamis (25/9) malam, pemudik yang mengendarai sepeda motor maupun mobil pribadi terus berdatangan sehingga membuat antrean semakin panjang.
Antrean kendaraan roda empat hingga mencapai parkir manuver. Sedangkan antrean pemudik dengan sepeda motor semakin malam semakin panjang hingga saat ini mencapai areal parkir di depan pertokoan Gilimanuk. Para pemudik harus menunggu 1,5 – 2 jam untuk bisa masuk ke kapal.
Kepala Cabang ASDP Ketapang Gilimanuk, Carda Damanik mengatakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya arus mudik pada H-6 memang mengalami dan akan semakin meningkat hingga puncaknya diperkirakan pada H-3 nanti.
"Agar antrean tidak terlalu panjang,kami akan mempercepat interval waktu berlayar. Kalau biasanya waktu berlayar, sandar, bongkar muat masing 45 menit, di saat arus mudik ini akan kita pangkas menjadi 40 menit," jelasnya.
Lanjutnya, dengan perlakuan seperti ini otomatis jumlah pelayaran akan bertambah sehingga penumpang yang bisa diangkut juga semakin banyak. "Kami akan berupaya maksimal," tandasnya.
Damanik mengakui kendatipun pihaknya telah berupaya maksimal, antrean tetap tidak bisa dihindari lantaran jumlah penumpang akan terus bertambah.
"Menurut prediksi kami, jumlah pemudik tahun ini akan bertambah. Namun kami tetap mengutamakan keselamatan penumpang sehingga kapal yang akan berlayar kita awasi dengan ketat agar tidak mengangkut muatan melebihi daya angkut maksimal," ujarnya.
Sementara itu Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, mengatakan cuaca di Selat Bali memang bersahabat namun dirinya meminta agar nahkoda tetap waspada dan terus memantau perubahan perkembangan cuaca di Selat Bali.
"Cuaca di Selat Bali memang sulit diprediksi. Kita tetap berkoordinasi dengan BMG dan terus memantau setiap pergerakan kapal," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan