Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Roman Abramovich Diduga Alami Keracunan Agen Saraf
BERITABALI.COM, DUNIA.
Outlet investigasi Bellingcat, Selasa (29/3/2022), melaporkan pemilik klub sepak bola Chelsea, Roman Abramovich, berserta dua juru runding perdamaian Ukraina-Rusia diduga menderita gejala keracunan agen saraf.
Ketiga delegasi mengalami kulit meradang, mata iritasi, dan nyeri hebat di belakang mata. Gejala tersebut belangsung semalaman, lapor BBC.
Padahal, selama pertemuan tidak ada dari mereka yang makan selain cokelat dan air.
Spesialis senjata kimia percaya bahwa insiden tersebut disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang disengaja.
Mengenal agen saraf
Berdasarkan laman Departemen Kesehatan New York, agen saraf adalah bahan kimia yang memengaruhi sistem saraf. Efek kesehatannya mirip dengan yang dihasilkan oleh beberapa peptisida.
Agen saraf utama terdiri dari bahan kimia sarin (GB), soman (GD), tabun (GA) dan VX. Zat ini telah diproduksi untuk digunakan dalam perang kimia.
Beberapa sifat agen saraf antara lain:
- Agen saraf adalah cairan pada suhu kamar, sementara VX lebih berminyak dari yang lain.
- Agen saraf dapat bercampur dengan air dan sebagian besar pelarut lainnya.
- Sarin menguap hampir secepat air, tetapi zat saraf lainnya menguap lebih lambat. VX menguap paling lambat, seperti oli motor.
- Uap zat saraf lebih berat daripada udara, sehingga uap cenderung tetap dekat dengan tanah, lantai, atau daerah dataran rendah.
- Agen saraf tidak berbau atau hanya memiliki sedikit bau.
- Agen saraf tidak terjadi secara alami, jadi seseorang dapat terpapar jika ada serangan teroris atau pelepasan yang tidak disengaja dari fasilitas penyimpanan militer.
Gejala keracunan dapat datang dengan cepat. Dalam kondisi berat, agen saraf dapat menyebabkan sesak dada, kesulitan napas, muntah, dan inkontinensia masif.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 600 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 478 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan