Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 17 Mei 2026
RS Nyitdah Kediri Belum Miliki Prasarana dan SDM Lengkap
Rabu, 8 Februari 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rumah Sakit Nyitdah Kediri yang sebelumnya merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) kini telah memiliki manajemen dan izin sendiri. Perubahan status ini pun diharapkan oleh Komisi IV DPRD Tabanan yang membidangi kesehatan agar RS dapat meningkatkan pelayanan kesehatan.
[pilihan-redaksi]
Saat bersamaan pula, dewan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RS Nyitdah, Selasa (7/2). Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi IV, I Made Dirga didampingi anggotanya Ni Made Meliani, I Gusti Komang Wastana yang tiba sekitar pukul 11.00 Wita.
Dalam pertemuannya, Dirut RS Nyitdah dr Nyoman Wisma Brata menjelaskan meski sudah berdiri dengan manajemen sendiri per tanggal 1 Januari 2017, diakuinya sarana prasarana dan SDM memang belum lengkap. Sejauh ini pihaknya juga terus melakukan penataan. Begitu pula bangunan yang direncanakan akan dibangun delapan gedung belum lengkap berdiri.
“Saat ini baru ada dua gedung yakni gedung UGD dan gedung dengan lantai 3 yang disebelah utara,” jelasnya.
Ia mengakui permintaan layanan kesehatan masyarakat sangat tinggi. Untuk itu pihaknya segera melengkapi sarana prasarana seperti alat medis di tahun anggaran induk 2017 ini agar pelayanan bisa berjalan.
“Fasilitas laboratorium masih belum kita miliki, dan sudah ada informasi dari bagian keuangan dinas kesehatan jika di triwulan satu ini sudah bisa start belanja,” ucapnya.
Anggaran yang digelontor di anggaran induk 2017 untuk RS Nyitdah sebesar Rp 10 Milyar, akan diperuntukan untuk melengkapi alat alat medis, pemeliharaan gedung, ambulance, dan kendaraan operasional.
“Kami juga masih memerlukan fasilitas alat-alat laboratorium,rontgen,bed dan mesin anastesi agar kamar operasi yang tersedia bisa segera beroperasi,” imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Pada kesempatan itu I Made Dirga selaku ketua komisi IV berharap layanan rumah sakit ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya pun mendesak kepada pihak rumah sakit maupun pihak terkait lainnya agar fungsi rumah sakit segera dimaksimalkan.
“Kita ketahui saat ini Rumah Sakit Tabanan sangat kewalahan dengan membludaknya pasien yang ada, bahkan sampai kekurangan bed, ini tentu sangat tidak baik kedepan. Saya harap gedung ini bisa segera bermanfaat dengan cepat,” ucapnya.
Ia juga mentargetkan pada tahun 2020 RS Nyitdah sudah bisa beroperasional dengan maksimal.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1482 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026