Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Rumah di Kerambitan Ludes Terbakar, Pemilik Masih Tertidur Pulas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah rumah di Banjar Dinas Penarukan Bantas, Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan pada Senin, (12/8) dini hari terbakar diduga akibat korsleting listrik.
Pemilik rumah I Wayan Wedra, 66 tahun yang merupakan pensiunan guru mengalami kerugian hingga Rp250 juta. Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Baca juga:
Pohon Beringin Setra di Gianyar Terbakar
Informasi yang berhasil dihimpun, api pertama dilihat oleh tetangga korban atas nama I Wayan Sukasada, 46 tahun. Kemudian ia memberitahu Kepala Wilayah Banjar Penarukan Bantas atas nama I Putu Suanja Arimbawa, 30 tahun.
Karena melihat api sudah besar, I Putu Suanja Arimbawa kemudian berusaha masuk dengan menendang pintu gerbang yang terkunci. Sementara pemilik rumah masih tertidur pulas di bangunan bale daja mereka.
Mendengar keributan pemilik rumah terbangun dan langsung minta tolong ke warga terdekat, kemudian I Putu Suanja Arimbawa meminta adiknya untuk menghubungi pemadam kebakaran Pemkab Tabanan.
“Dua unit mobil pemadam Pemkab Tabanan tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan pada Pukul 02.00 WITA,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Terkait dengan penyebab kebakaran Iptu Gusti Made Brata menyebutkan, diduga dari korsleting listrik pada bangunan yang terbakar yang merupakan warung milik korban.
“Setelah dilakukan olah TKP oleh anggota diduga api dari percikan korsleting listrik,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan