Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Rumah di Kerambitan Ludes Terbakar, Pemilik Masih Tertidur Pulas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah rumah di Banjar Dinas Penarukan Bantas, Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan pada Senin, (12/8) dini hari terbakar diduga akibat korsleting listrik.
Pemilik rumah I Wayan Wedra, 66 tahun yang merupakan pensiunan guru mengalami kerugian hingga Rp250 juta. Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Baca juga:
Pohon Beringin Setra di Gianyar Terbakar
Informasi yang berhasil dihimpun, api pertama dilihat oleh tetangga korban atas nama I Wayan Sukasada, 46 tahun. Kemudian ia memberitahu Kepala Wilayah Banjar Penarukan Bantas atas nama I Putu Suanja Arimbawa, 30 tahun.
Karena melihat api sudah besar, I Putu Suanja Arimbawa kemudian berusaha masuk dengan menendang pintu gerbang yang terkunci. Sementara pemilik rumah masih tertidur pulas di bangunan bale daja mereka.
Mendengar keributan pemilik rumah terbangun dan langsung minta tolong ke warga terdekat, kemudian I Putu Suanja Arimbawa meminta adiknya untuk menghubungi pemadam kebakaran Pemkab Tabanan.
“Dua unit mobil pemadam Pemkab Tabanan tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan pada Pukul 02.00 WITA,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Terkait dengan penyebab kebakaran Iptu Gusti Made Brata menyebutkan, diduga dari korsleting listrik pada bangunan yang terbakar yang merupakan warung milik korban.
“Setelah dilakukan olah TKP oleh anggota diduga api dari percikan korsleting listrik,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 647 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 608 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 455 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik