Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Rumah Digeruduk Ojol Bawa Makanan di Siang Bolong
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kedatangan satu driver ojek online (ojol) sudah biasa, namun bagaimana jika kedatangan banyak driver ojol secara bersamaan di siang hari.
Hal ini seperti yang terekam dalam video yang diunggah oleh pemilik akun TikTok @vinaaaaok pada Rabu (22/12/2021).
Pada video tersebut, terlihat segerombolan driver ojol mendatangi sebuah rumah. Bukan dengan tangan kosong, para driver membawa makanan yang dipesan oleh pemilik akun @vinaaaaok.
Namun, makanan-makanan tersebut bukan untuk dirinya melainkan diberikan pada para driver ojol tersebut.
"Beli makan [bukan] untuk satu gojek, beli makan untuk banyak gojek,"tulis akun tersebut.
Pada video tersebut mulanya para driver kebingugan menapa banyak rekan ojol yang datang secara bersamaan.
Nyatanya pesanan itu dilakukan dengan sengaja untuk diberikan kepada driver itu sendiri.
Para driver kemudian berbalik dan membawa pesanan mereka.
Video tersebut tentu mengundang berbagai respons dari warganet.
"Sehat selalu orang baik, semoga dilancarkan rezekinya. Salam dari Driver gojek Tangerang Karawaci," komentar warganet.
"Panjang umur orang baik," imbuh warganet lain.
"Dipikir warga, wah rumahnya di serang gojek," tulis warganet di kolom komentar.
"Rame banget beli makanan di gojek makanannya buat gojek tuker makanan" timpal lainnya.
"Kayak lagi demo ini sih," balas warganet.
"Itu kak sampai dilihatin tetangga," tambah lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4641 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2448 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1136 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun