Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Rumah Made Jebol Diterjang Air Bah
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hujan lebat sejak dinihari tadi mengakibatkan sejumlah air sungai di Gianyar meluap. Akibatnya sebuah rumah warga di Desa Blahbatuh Gianyar amblas atau jebol diterjang air bah.
Rumah warga yang amblas atau jebol diterjang air bah ini terletak di Banjar atau Dusun Bangun Liman, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar. Air bah akibat luapan air sungai menerjang rumah sederhana milik Made Purnama hingga amblas ke daerah aliran sungai.
Menurut Made, kejadian ini terjadi secara tiba-tiba saat mereka baru bangun tidur. Salah satu bangunan rumah di sisi utara, yang terletak di dekat sungai tiba-tiba diterjang air bah hingga amblas ke bawah.
“Saat saya dan keluarga baru bangun tidur sekitar jam 6 pagi, tiba-tiba air bah dari utara masuk ke halaman rumah kami dan kemudian menabrak tembok dan rumah. Rumah saya jadi amblas ke bawah sana (aliran sungai),†jelas Made.
Meski mengakibatkan kerusakan yang cukup parah, peristiwa ini tidak sampai memakan korban jiwa. “Saat kejadian tidak ada anggota keluarga kami yang tidur di bangunan tersebut. Syukurlah semuanya selamat,†imbuh Made.
Hujan lebat selama beberapa jam juga mengakibatkan belasan hektar sawah di Desa kemenuh Sukawati, Gianyar terendam air. Kondisi ini mengganggu aktivitas petani dan juga merusak tanaman padi milik para petani. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3095 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2113 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2059 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun