Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Rumah Masih Tergenang Banjir, Puluhan KK di Tengading Karangasem Belum Bisa Pulang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pascabanjir bandang yang melanda Dusun Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem dua pekan lalu, genangan air setinggi 30–40 sentimeter masih merendam pemukiman warga hingga Jumat (26/9/2025).
Kondisi ini membuat puluhan kepala keluarga (KK) belum bisa kembali menempati rumah mereka. Warga terdampak memilih tinggal sementara di kediaman keluarga maupun kerabat yang tidak terkena banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi genangan dengan menyedot air yang masih memenuhi rumah warga.
“Tiga unit mesin pompa dikerahkan setiap hari dengan dukungan PMI Karangasem, relawan, serta masyarakat setempat. Proses penyedotan terus kita lakukan. Namun, karena debit air cukup tinggi, butuh waktu lebih lama," jelasnya.
Selain upaya penyedotan, Balai Wilayah Sungai (BWS) juga mengerjakan normalisasi Sungai Betel untuk mencegah luapan serupa di kemudian hari. Alat berat diturunkan untuk mengeruk aliran sungai agar saat hujan deras, air tidak kembali meluap ke permukiman.
Berdasarkan informasi, sedikitnya 30 KK warga Tengading masih bertahan di rumah keluarga terdekat. Mereka menunggu hingga air benar-benar surut sebelum bisa kembali menempati rumah masing-masing.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun