Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Rumahnya Didatangi Taliban, Musikus Rock Afghanistan Sembunyi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Musikus rock dan rapper Afghanistan terpaksa harus bersembunyi demi menyelamatkan dirinya, setelah Taliban dilaporkan membunuh pemusik folk. Menyadur The Sun Jumat (3/9/2021), seorang kusikus yang hanya ingin diketahui sebagai Faisal juga berpesan kepada warga untuk tidak takut kepada Taliban.
"Jangan takut pada Taliban," kata musikus 26 tahun tersebut kepada para penggemarnya. The Sun mewartakan, Faisal terpaksa melarikan diri setelah rumahnya didatangi orang-orang bersenjata dan menganiaya saudaranya.
Faizal memberitahu kepada The Sun ia akan dibunuh kalau orang-orang bersenjata itu menemukan tempat persembunyiannya. Taliban setelah menguasai Kabul pada 15 Agustus 2021. Mereka mengimbau kepada warga untuk tidak memutar musik di tempat-tempat umum.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kepada New York Times, akan melarang pertujukan maupun pemutaran musik di tempat-tempat umum.
"Musik dilarang dalam Islam, tetapi kami berharap kami dapat membujuk orang untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu, daripada menekan mereka," kata Mujahid kepada New York Times.
Mujahid juga mengatakan kepada perempuan dan anak-anak untuk tinggal di rumah. Ia mengatakan pejuang Taliban tidak dilatih untuk menjaga mereka. Pernyataan tersebut mengundang pertanyaan, karena sebelumnya Taliban berjanji menghormati hak-hak perempuan dan anak.
Setelah Taliban mengumumkan melarang musik, musikus folk kenamaan dilaporkan menjadi korban pembunuhan yang dilakukan petempur Taliban.
Mantan Menteri Dalam Negeri Afghanistan Masoud Andarabi mengungkapkan dalam sebuah tweet pada hari Sabtu, musikus tersebut dibunuh secara brutal.
"Kebrutalan Taliban berlanjut di Andarab. Hari ini mereka secara brutal membunuh penyanyi folkloric, Fawad Andarabi yang hanya membawa kegembiraan bagi lembah ini dan penduduknya." tulis Masoud di akun Twitter-nya.
Masoud mengungkapkan, Fawad Andarabi dibunuh di dekat Lembah Panjshir desa Andarab. Desa tersebut merupakan daerah yang menampung kekuatan perlawanan kepada Taliban.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1674 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1196 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 900 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 822 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 612 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun