Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Rusak CCTV, Pelajar SMP di Tabanan Mencuri Tabung Gas di Kantin Sekolah
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tabanan menjadi pelaku pencurian dua tabung gas 3 kilogram di kantin sekolah SD Negeri 1 Delod Peken, Tabanan.
Sebelum melakukan aksinya, pelaku dengan inisial ARS yang masih berusia 16 tahun sempat merusak kamera pengawas atau CCTV.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, pada Sabtu, 30 Desember 2023 sekitar Pukul 07.00 WITA pemilik kantin Ni Wayan Seni, 57 tahun sembahyang dan sudah melihat dua buah tabung gas miliknya hilang dan melihat pintu belakang kantin rusak.
Selanjutnya korban menghubungi kepala sekolah dan beberapa menit kemudian pihak sekolah serta satpam sekolah datang untuk membantu korban mengecek CCTV yang ada di sekolah.
Korban juga mengecek barang-barang apa saja yang hilang di kantin, setelah dicek barang yang hilang hanya dua buah tabung gas saja. Adanya kejadian tersebut, selanjutnya korban bersama pihak sekolah melaporkan ke Polsek Tabanan.
Baca juga:
Pelajar Curi HP untuk Bayar SPP
“Dari kejadian itu, korban mengalami kerugian senilai Rp 300 ribu,” ujar Kapolsek Kota Tabanan AKP I Nyoman Sumantara Sabtu, (6/1).
Setelah menerima laporan pencurian, Kanit Reskrim Polsek Tabanan AKP M Taufik Effendi bersama Tim Opsnal melaksanakan lidik di seputaran Desa Delod Peken dan mendalami rekaman CCTV lain yang ada di area Sekolah.
Kemudian pada Sabtu, (6/1) sekitar Pukul 10.00 WITA Tim Opsnal Team Polsek Tabanan mendapatkan informasi bahwa ciri-ciri pelaku mirip dengan seseorang yang tinggal di Banjar Grogak Gede, Desa Delod Peken Tabanan.
Berbekal informasi tersebut anggota Polsek Tabanan menuju tempat kontrakan orangtua pelaku di Jalan Timbul, Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Baca juga:
Pelajar Curi HP Untuk Foya-Foya
AKP Sumantara menyebutkan, pelaku diancam dengan Pasal 363 ayat (1) ke - 5 KUHP jo UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.
“Sebelumnya tersangka juga pernah mencuri dan ditangkap. Tapi dilakukan diversi,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 917 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 766 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik