Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Sampah Ganggu Keindahan Jembatan Tukad Bangkung
Sabtu, 21 November 2015,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Plaga. Bali memiliki banyak obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah obyek wisata Jembatan Tukad Bangkung, di Kabupaten Badung. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Badung, Bangli, dan Buleleng ini, diklaim sebagai Jembatan Tertinggi di Asia.
Jembatan Tukad Bangkung, terletak di Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Bali. Obyek wisata berhawa sejuk ini bisa ditempuh selama satu jam perjalanan dengan kendaraan dari kota Denpasar.
Semenjak diresmikan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 April 2007, jembatan ini langsung menjadi daya tarik wisata baru bagi warga Bali dan wisatawan. Selain menjadi jembatan penghubung warga tiga kabupaten yakni Badung, Bangli, dan Buleleng, jembatan ini selalu ramai dikunjungi warga atau wisatawan.
Di jembatan ini wisatawan bisa berjalan-jalan menikmati keindahan alam dari atas ketinggian jembatan. Wisatawan juga bisa hanya sekedar duduk di trotoar jembatan atau menikmati keindahan jembatan sambil menikmati aneka kuliner yang dijual pedagang di sekitar jembatan.
Keindahan jembatan Tukad Bangkung tak kalah dengan obyek wisata di tempat lainnya di Bali. Namun sayang keindahan ini dinodai oleh perilaku tak terpuji buang sampah sembarangan dan aksi vandalisme (corat-coret) di jembatan, yang tentu saja merusak keindahan pemandangan jembatan ini.
"Banyak sampah dibuang dibawah jembatan, kelihatan kotor dan kumuh. Jembatan juga banyak dicorat-coret, jadi kelihatan jembatan seperti kurang terawat, padahal dulu awal diresmikan sangat bagus," ujar Arman, salah seorang pengunjung jembatan Tukad Bangkung dari Denpasar.
Jembatan yang dibangun dengan dana Rp 49 miliar ini memiliki panjang 360 meter, lebar 9,6 meter, dengan pilar setinggi 71,14 meter dan pondasi pilar bawah tanah sedalam 41 meter. Jembatan ini menggunakan teknolog balanced cantilever yang diperkirakan mampu bertahan hingga usia pakai 100 tahun. [bbn/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 553 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 413 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026