Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Santap Daging Babi, Puluhan Orang Diare
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puluhan warga Dusun Bangsal Bangli, Yehembang Kangin, Mendoyo, Jembrana, menderita sakit diare setelah menyantap daging babi saat Penampahan Kuningan (29/8) lalu.
Kelian Adat Dusun Bangsal Bangli, Yehembang Kangin, Mendoyo, Komang Sudamia saat ditemui Rabu (3/9) mengatakan dari 114 KK warganya, 25 orang yang kena diare, 6 di antaranya masuk rumah sakit.
Menurutnya kejadian ini berawal saat Penampahan Kuningan, Jumat (29/8) ketika sejumlah warganya memotong babi di sungai dekat dusunnya.
"Semua yang makan daging babi tersebut tiba-tiba mencret. Puncaknya saat Umanis Kuningan (31/8) lalu. Jumlahnya sekitar 25 orang dan 6 diantaranya terpaksa harus dirawat di rumah sakit," terangnya.
Namun, lanjutnya, tidak semua yang terkena diare tersebut akibat makan daging babi tersebut namun ada beberapa diantaranya karena minum air yang tidak higienis.
"Menurut pihak Dinas Kesehatan, beberapa diantaranya karena minum air yang tidak higienis. Memang masyarakat sekitar sini masih memanfaatkan air dari sumber air di tengah hutan yakni di Pangkung Paku yang jaraknya 7 km dari sini," ungkapnya.
Sampai sekarang, kata Sudamia, keadaan sudah berangsur- angsur membaik setelah Dinas Kesehatan memberikan kaporit untuk dimasukkan di tempat penampungan air.
"Keadaan sudah mulai membaik, yang diopname di rumah sakit, 2 orang diantaranya sudah pulang. Ini setelah masyarakat diberikan kaporit untuk dituangkan di penampungan air," pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, I Putu Suasta ketika dikonfirmasi mengatakan penyakit yang melanda Desa Yeh Embang dan sekitarnya itu bukan murni muntaber tetapi campuran.
"Memang ada beberapa yang positif muntaber atau bahasa kedokterannya disebut ‘gastroenteritis’(GE). Namun ada juga yang hanya muntah-muntah saja atau mencret saja.Serangan penyakit semacam ini memang sporadis," ujarnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan