Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Satu Bidan Harus Layani Dua Desa
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pembangunan di bidang kesehatan secara merata di Kabupaten Buleleng nampaknya masih belum mampu dilakukan Pemkab Buleleng.
Masalahnya dikarenakan masih kurangnya tenaga bidan di Buleleng. Bahkan, satu orang bidan harus melayani dua sampai tiga desa dalam waktu yang sama.
Kurangnya tenaga bidan tersebut terlihat dari jumlah desa dan kelurahan di Buleleng. Dimana, dari 148 desa kelurahan hanya dilayani oleh 75 orang bidan, sehingga seorang bidan harus merangkap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ Mau tidak mau kita harus berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sehingga, para bidan di Buleleng kita optimalkan disetiap desa maupun kelurahan, †ungkap Ketua Ikatan Bidan Indonesia, IBI Cabang Buleleng, Ketut Simpen.
Dari 148 desa dan kelurahan di Buleleng, beberapa wilayah yang jauh dari pusat desa belum mampu terjamah tenaga bidan secara maksimal.
kita masih memerlukan 73 tenaga bidan untuk ditempatkan di wilayah yang berada di pelosok Buleleng, †tegas Simpen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Made Pustaka mengungkapkan, tenaga bidan masih diperlukan di beberapa desa di Buleleng. Dan untuk mengisi tenaga bidan tersebut akan diusulkan untuk penambahan tenaga bidan. †Kita mencoba mengusulkan ke Bupati dan kita tunggu saja dulu perkembangannya,†ungkapnya. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5781 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan